Friday, 18 October 2013

Saujana.

ASSALAMUALAIKUM



"Bila saujana memisahkan kita, adakah kita bakal dipertemukan semula ?"

- Percaya takdir Allah, sayang. 
- Kalau ada rezeki dan jodoh, kita pasti dipertemukan semula, walau dalam apa cara sekalipun.
- Kalau saujana ini memang memisahkan kita buat selamanya, bukan jodoh kita bertemu kembali.
- Berdoa sepanjang perjalanan, sayang.
- Doa orang yang sedang bermusafir antara doa yang mustajab dan akan di makbulkan.
- Jaga diri, jaga mata, jaga telinga, jaga akhlak dan jaga hati, sayang.
- Doaku sentiasa mengiringi perjalananmu.
- Kalau takdir tidak menyebelahi kita, 'Kenangku di dalam Doamu.'
- Juga, aku mengharapkan kau seperti kini. 
- Bawa sekali sinar Islam dan Iman itu walau kemana kau pergi.
- Takdir telah tertulis tentang pertemuan dan perpisahan kita.
- Kita sekadar merancang jalan kehidupan kita. Tuhan bakal menentukan.
- Reda bukan bermakna kita kalah, sayang. 
- Semat kenangan pertemuan dan perpisahan ini di kotak memorimu.
- Bawa pergi bersamamu disana.
- Jadikan ia satu memori terindah yang pernah kau alami.
- Moga kita berjumpa lagi, sayang. 


Bersahabat pun ada ujian dan liku yang datang bersama . Beratnya rasa bila melepaskan satu yang kita sayang. Perpisahan itu sakit rasanya.


     "Benci pertemuan sebab di situlah terjadinya perpisahan." - Someone's said. 


Kalau tidak kerana pertemuan dan perpisahan inilah, takkan ada bait kenangan yang akan menjadi memori antara sahabat itu. Sekalipun kita dipisahkan dengan sahabat yang kita sayang, in shaa Allah, kita bakal dipertemukan dengan yang sahabat yang lebih baik. Allah Maha Adil.



Percaya takdir. Segalanya pasti.




Jangan hanya berharap tanpa doa dan usaha. Sesuatu itu tak datang bergolek. 



Sayonara. Assalamualaikum. 


(Adaptatation from a what real life is.)